Diskusi dan Kick off Meeting Pendampingan Penyelarasan Muatan Ekonomi Syariah pada RPJMN dan RPJMD 2025-2029
Dalam rangka meningkatkan peran ekonomi syariah di Indonesia, khususnya dalam pengembangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, diadakan sebuah diskusi dan kick-off meeting yang melibatkan Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU). Acara ini juga berkolaborasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sumatera Utara.
Tujuan Pertemuan
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas dan merumuskan strategi yang efektif dalam penyelarasan muatan ekonomi syariah dalam kebijakan jangka panjang. Diskusi ini juga menjadi ajang untuk mengidentifikasi tantangan serta peluang yang ada dalam penerapan ekonomi syariah, serta mencari solusi yang inovatif untuk pengembangan sektor ini.
Keterlibatan FAI UMSU
Keterlibatan Program Studi Perbankan Syariah FAI UMSU yaitu Ketua Program Studi Perbankan Syariah Dr. Rahmayati, M.E.I sangat penting dalam konteks ini, mengingat peran akademisi dalam memberikan masukan berdasarkan riset dan kajian yang mendalam. Para dosen dan mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dengan ide-ide kreatif serta analisis yang berbasis pada data, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Harapan ke Depan
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan ekonomi syariah dapat terintegrasi dengan baik dalam RPJMN dan RPJMD, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Melalui kolaborasi ini, semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang lebih baik, berkelanjutan, dan inklusif.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan visi besar ekonomi syariah di Indonesia, dan diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan dalam pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.

