Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), mendukung dan berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan The 8th International Seminar of Islamic Studies (INSIS) 2026. Kegiatan akademik berskala internasional ini diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam UMSU sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
INSIS 2026 mengangkat tema “Resilience and Innovation: Islamic Interdisciplinary Approaches to Global Challenges in the Post-Digital Age”, yang menekankan pentingnya pendekatan keilmuan Islam yang adaptif, inovatif, dan lintas disiplin dalam menghadapi tantangan global di era pasca-digital. Seminar ini dilaksanakan dalam format hybrid conference, dengan pelaksanaan utama secara online conference.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Agussani, M.AP, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Muhammad Qorib sebagai keynote speaker. INSIS 2026 juga menghadirkan para akademisi dan praktisi dari berbagai negara, seperti Oman, Thailand, Malaysia, dan Mesir, sehingga memperkaya diskursus ilmiah dengan perspektif internasional.
Sebagai bagian dari Fakultas Agama Islam, Program Studi Perbankan Syariah memandang INSIS 2026 sebagai forum strategis untuk mendorong pengembangan kajian ekonomi dan keuangan syariah yang relevan dengan dinamika global. Hal ini sejalan dengan subtema seminar yang mencakup economic resilience and innovation, tata kelola, transformasi digital, serta inovasi berkelanjutan.
INSIS 2026 membuka kesempatan Call for Papers bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa dengan berbagai subtema, antara lain: Islamic Studies and Thoughts, Economic Resilience and Innovation, Transforming Education in the Digital Era, Science and Engineering, Linguistics and Global Communication, Health Systems and Innovation, Political Innovation and Resilience, Governance and Digital Rights, serta Sustainable Agricultural Innovation.
Pelaksanaan konferensi dijadwalkan pada 12 Maret 2026 secara daring. Peserta akan memperoleh fasilitas berupa presentasi online dan e-sertifikat, serta kesempatan publikasi ilmiah. Biaya konferensi ditetapkan sebesar Rp675.000 untuk peserta umum dan Rp400.000 untuk mahasiswa, dengan peluang memperoleh voucher diskon dari panitia.
Melalui partisipasi aktif dalam INSIS 2026, Program Studi Perbankan Syariah FAI UMSU diharapkan dapat meningkatkan kontribusi akademik dalam pengembangan keilmuan ekonomi dan perbankan syariah, sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional.

