Medan, 11 Juli 2026 – Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Revisi Kurikulum sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menyusun kurikulum yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan pendidikan tinggi.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) ini dihadiri oleh Pimpinan Fakultas, Pimpinan Program Studi, Lembaga Pengembangan Kurikulum Program Studi (LPKP), Gugus Penjaminan Mutu (GPM), akademisi, praktisi, alumni, dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan (tendik). Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan para pemangku kepentingan.
FGD dipimpin oleh Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Dr. Isra Hayati, M.Si., bersama Sekretaris Program Studi, Syahrul Amsari, S.E.Sy., M.Si. Dalam pelaksanaannya, forum diskusi menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Hj. Yenni Samri Julianti Nst., S.H.I., M.A. sebagai akademisi yang memberikan pandangan mengenai pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan perkembangan keilmuan.
Dari unsur praktisi, hadir Diah Ayu Sari Dewi dari Bank Syariah Indonesia serta Dina Armayani, S.T. dari Bank Danamon Syariah yang memberikan masukan mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri perbankan syariah saat ini. Sementara itu, perspektif alumni disampaikan oleh Jihan, S.E. dan Ibnu Khoir, S.E., yang saat ini berkarier di Bank Syariah Indonesia, sehingga mampu memberikan gambaran mengenai keterkaitan antara kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Masukan dari sisi mahasiswa turut disampaikan oleh Aditia dan Jafar, yang berbagi pengalaman selama mengikuti proses pembelajaran di Program Studi Perbankan Syariah. Selain itu, kontribusi juga diberikan oleh dosen Dr. Pani Akhiruddin dan Dr. Rian Pradesyah, serta didukung oleh tenaga kependidikan Zulfan, sehingga proses evaluasi kurikulum memperoleh sudut pandang yang komprehensif dari seluruh unsur akademik.
Sepanjang kegiatan, peserta berdiskusi mengenai penyempurnaan capaian pembelajaran lulusan, struktur kurikulum, mata kuliah, metode pembelajaran, hingga penguatan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri keuangan syariah, transformasi digital, serta kebutuhan masyarakat. Berbagai saran dan rekomendasi yang dihimpun akan menjadi bahan penyempurnaan kurikulum agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan berkarakter Islami.
Melalui pelaksanaan Focus Group Discussion ini, Program Studi Perbankan Syariah FAI UMSU menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara Pimpinan Fakultas, Pimpinan Program Studi, LPKP, Gugus Penjaminan Mutu, akademisi, praktisi, alumni, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang berkualitas, responsif terhadap perkembangan zaman, serta mendukung terwujudnya lulusan Perbankan Syariah yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
